AS-Perancis Berselisih soal Palestina

Posted by Unknown on Dec 1, 2012

Foto: AS-Perancis Berselisih soal Palestina


WASHINGTON — AS, Selasa (27/11), secara terbuka menyatakan tidak setuju dengan salah satu sekutu terdekatnya, Perancis, soal stasus Palestina di PBB. Paris pada hari yang sama telah menyatakan akan mendukung upaya Palestina untuk meningkatkan statusnya di PBB.

"Kami jelas tidak setuju dengan sekutu terlama kami itu tentang masalah ini. Mereka tahu bahwa kami tidak setuju dengan mereka," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland. "Namun membuat keputusan semacam itu merupakan kedaulatan mereka."

Nuland menegaskan, jika pemungutan suara dilakukan sebagaimana direncanakan dalam sidang Majelis Umum PBB pekan ini, maka AS akan memilih untuk menolak permintaan Palestina itu. Washington menilai langkah Palestina tersebut sebagai sebuah "kesalahan."

"Kami fokus pada sebuah tujuan kebijakan di lapangan untuk rakyat Palestina, untuk rakyat Israel, yang berakhir dengan terbentuknya dua negara yang dapat hidup berdampingan secara damai," kata Nuland. "Dalam aksi di PBB itu tidak ada yang akan membawa Palestina lebih dekat ke posisi tersebut. Oleh karenanya, jika ada pemungutan suara, maka kami akan memilih ’tidak’."

Perancis merupakan kekuatan utama pertama di Eropa yang menyatakan persetujuannya terhadap langkah Palestina untuk meningkatkan statusnya di PBB, dari hanya sebagai pemantau tetap, menjadi negara pemantau bukan anggota. Sementara itu, Inggris sejauh ini telah mengatakan belum memutuskan sikapnya.

Proposal Palestina itu diharapkan bisa lolos karena memiliki dukungan mayoritas dari 193 negara anggota PBB. Sejumlah diplomat memprediksi bahwa 11 hingga 15 negara anggota Uni Eropa dapat mendukung usulan Palestina itu.

Di tengah kesibukan upaya diplomatik AS untuk mencoba mencegah pemungutan suara, Nuland menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri Hillary Clinton telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengenai masalah itu. "Anda tahu, bagaimana sikap Inggris terhadap hal ini ke depan, itu adalah panggilan bagi mereka. Inggris tahu persis di mana kami berdiri," katanya.

AS percaya bahwa langkah Palestina "mengobarkan situasi di antara para pihak membuat mereka lebih sulit untuk kembali ke meja perundingan, dan membuat situasi politik makin sulit di antara mereka," katanya.

 
Sumber :
AFP
Editor :
Egidius Patnistik, KOMPAS.com

WASHINGTON — AS, Selasa (27/11), secara terbuka menyatakan tidak setuju dengan salah satu sekutu terdekatnya, Perancis, soal stasus Palestina di PBB. Paris pada hari yang sama telah menyatakan akan me
ndukung upaya Palestina untuk meningkatkan statusnya di PBB.

"Kami jelas tidak setuju dengan sekutu terlama kami itu tentang masalah ini. Mereka tahu bahwa kami tidak setuju dengan mereka," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland. "Namun membuat keputusan semacam itu merupakan kedaulatan mereka."

Nuland menegaskan, jika pemungutan suara dilakukan sebagaimana direncanakan dalam sidang Majelis Umum PBB pekan ini, maka AS akan memilih untuk menolak permintaan Palestina itu. Washington menilai langkah Palestina tersebut sebagai sebuah "kesalahan."

"Kami fokus pada sebuah tujuan kebijakan di lapangan untuk rakyat Palestina, untuk rakyat Israel, yang berakhir dengan terbentuknya dua negara yang dapat hidup berdampingan secara damai," kata Nuland. "Dalam aksi di PBB itu tidak ada yang akan membawa Palestina lebih dekat ke posisi tersebut. Oleh karenanya, jika ada pemungutan suara, maka kami akan memilih ’tidak’."

Perancis merupakan kekuatan utama pertama di Eropa yang menyatakan persetujuannya terhadap langkah Palestina untuk meningkatkan statusnya di PBB, dari hanya sebagai pemantau tetap, menjadi negara pemantau bukan anggota. Sementara itu, Inggris sejauh ini telah mengatakan belum memutuskan sikapnya.

Proposal Palestina itu diharapkan bisa lolos karena memiliki dukungan mayoritas dari 193 negara anggota PBB. Sejumlah diplomat memprediksi bahwa 11 hingga 15 negara anggota Uni Eropa dapat mendukung usulan Palestina itu.

Di tengah kesibukan upaya diplomatik AS untuk mencoba mencegah pemungutan suara, Nuland menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri Hillary Clinton telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengenai masalah itu. "Anda tahu, bagaimana sikap Inggris terhadap hal ini ke depan, itu adalah panggilan bagi mereka. Inggris tahu persis di mana kami berdiri," katanya.

AS percaya bahwa langkah Palestina "mengobarkan situasi di antara para pihak membuat mereka lebih sulit untuk kembali ke meja perundingan, dan membuat situasi politik makin sulit di antara mereka," katanya.


Sumber :
AFP
Editor :
Egidius Patnistik, KOMPAS.com


( Sumber CoPas FanPage Fb :Berita dunia )
Salam Sukses
Semoga Bermanfaat

Ulletea
Baca Selengkapnya → AS-Perancis Berselisih soal Palestina

REMPAH PENURUN BERAT BADAN

Posted by Unknown



Memilih masakan yang kaya rempah-rempah bisa menjadi cara untuk menikmati hobi jajan makanan tanpa khawatir berat badan meningkat. Beberapa jenis rempah diketahui memiliki efek thermogenic, yang bisa meningkatkan metabolisme sehingga pembakaran kalori lebih cepat.

Berikut adalah beberapa jenis rempah yang bisa mengunggah selera makan sekaligus mempercepat metabolisme.
REMPAH PENURUN BERAT BADAN

Memilih masakan yang kaya rempah-rempah bisa menjadi cara untuk menikmati hobi jajan makanan tanpa khawatir berat badan meningkat. Beberapa jenis rempah diketahui memiliki efek thermogenic, yang bisa meningkatkan metabolisme sehingga pembakaran kalori lebih cepat.

Berikut adalah beberapa jenis rempah yang bisa mengunggah selera makan sekaligus mempercepat metabolisme.

Kayu manis

Menggunakan kayu manis dalam masakan adalah cara alami untuk mendapatkan rasa manis tanpa memakai gula. Beberapa penelitian menunjukkan kayu manis membantu proses penurunan berat badan.

Manfaat mencegah kegemukan dari kayu manis berasal dari kemampuan bumbu ini menjaga kadar gula darah tetap terkontrol dan menurunkan level insulin yang diproduksi setelah makan. Seperti diketahui, kadar insulin yang tinggi juga bisa memicu kelebihan lemak. Kayu manis juga akan melambatkan kerja usus dalam mengosongkan, sehingga rasa kenyang bisa awet lebih lama.

Cabai rawit

Kandungan capcaisin dalam cabai dikenal sebagai pembakar lemak yang baik. Cabai rawit juga memiliki efek thermogenic yang meningkatkan pembakaran kalori. Lagipula, makanan pedas juga bisa membuat Anda menahan diri untuk mengambil porsi terlalu besar. Selain itu, cabai juga akan meningkatkan oksidasi lemak.

Lada hitam

Rempah yang satu ini dipakai dalam kuliner berbagai budaya. Bukan hanya bisa melezatkan masakan, lada hitam juga mengandung piperin yang mampu meningkatkan metabolisme sampai 8 persen. Bumbu ini juga diketahui menyehatkan pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Biji sesawi

Seperti cabai rawit, biji sesawi juga punya efek thermogenic. Menurut penelitian di Kanada, mengonsumsi makanan pedas, termasuk yang mengandung biji sesawi, bisa membakar 1000 kalori dalam sehari. Menambahkan bumbu ini sebanyak satu sendok teh akan meningkatkan metabolisme sampai 25 persen.

Jahe

Rempah yang satu ini bukan hanya dipakai sebagai bumbu tapi juga digolongkan ke dalam tanaman obat berkhasiat. Menurut riset dari New York Obesity Research Center, memasukkan jahe kering satu sendok teh dalam masakan atau minum segelas teh jahe saat sarapan bisa membakar kalori lebih banyak setelah makan. (kompas)
Kayu manis

Menggunakan kayu manis dalam masakan adalah cara alami untuk mendapatkan rasa manis tanpa memakai gula. Beberapa penelitian menunjukkan kayu manis membantu proses penurunan berat badan.

Manfaat mencegah kegemukan dari kayu manis berasal dari kemampuan bumbu ini menjaga kadar gula darah tetap terkontrol dan menurunkan level insulin yang diproduksi setelah makan. Seperti diketahui, kadar insulin yang tinggi juga bisa memicu kelebihan lemak. Kayu manis juga akan melambatkan kerja usus dalam mengosongkan, sehingga rasa kenyang bisa awet lebih lama.

Cabai rawit

Kandungan capcaisin dalam cabai dikenal sebagai pembakar lemak yang baik. Cabai rawit juga memiliki efek thermogenic yang meningkatkan pembakaran kalori. Lagipula, makanan pedas juga bisa membuat Anda menahan diri untuk mengambil porsi terlalu besar. Selain itu, cabai juga akan meningkatkan oksidasi lemak.

Lada hitam

Rempah yang satu ini dipakai dalam kuliner berbagai budaya. Bukan hanya bisa melezatkan masakan, lada hitam juga mengandung piperin yang mampu meningkatkan metabolisme sampai 8 persen. Bumbu ini juga diketahui menyehatkan pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Biji sesawi

Seperti cabai rawit, biji sesawi juga punya efek thermogenic. Menurut penelitian di Kanada, mengonsumsi makanan pedas, termasuk yang mengandung biji sesawi, bisa membakar 1000 kalori dalam sehari. Menambahkan bumbu ini sebanyak satu sendok teh akan meningkatkan metabolisme sampai 25 persen.

Jahe

Rempah yang satu ini bukan hanya dipakai sebagai bumbu tapi juga digolongkan ke dalam tanaman obat berkhasiat. Menurut riset dari New York Obesity Research Center, memasukkan jahe kering satu sendok teh dalam masakan atau minum segelas teh jahe saat sarapan bisa membakar kalori lebih banyak setelah makan. (kompas)


( Sumber CoPas FanPage Fb : Kumpulan Tips Cantik Alami )


Salam Sukses
Semoga Bermanfaat


Ulletea
Baca Selengkapnya → REMPAH PENURUN BERAT BADAN

Mendukung Hukuman Mati Koruptor

Posted by Unknown


Korupsi adalah kejahatan yang menjadi musuh bersama (idealnya begitu). Tapi kenyataannya korupsi makin menjadi-jadi menggerogoti bangsa ini. Kalau bisa dikatakan, korupsi adalah “budaya gagal” bangsa ini, 
ya
ng sangat nyata turut menyumbangkan kesengsaraan bagi rakyat dan memberikan aib di mata dunia. Betapa tidak, bangsa yang mengaku sebagai bangsa relegi dengan keyakinan keagamaan yang kuat tapi nyatanya kasus korupsi makin menggila. Indonesia pun selalu masuk TOP FIVE negara terkorup di Asia. Sangat ironis.

Foto: Mendukung Hukuman Mati Koruptor



Korupsi adalah kejahatan yang menjadi musuh bersama (idealnya begitu). Tapi kenyataannya korupsi makin menjadi-jadi menggerogoti bangsa ini. Kalau bisa dikatakan, korupsi adalah “budaya gagal” bangsa ini, ya
ng sangat nyata turut menyumbangkan kesengsaraan bagi rakyat dan memberikan aib di mata dunia. Betapa tidak, bangsa yang mengaku sebagai bangsa relegi dengan keyakinan keagamaan yang kuat tapi nyatanya kasus korupsi makin menggila. Indonesia pun selalu masuk TOP FIVE negara terkorup di Asia. Sangat ironis.

Perdebatan tentang pro kontra mengenai hukuman mati para koruptor adalah sangat lumrah. Melalui tulisan ini, saya ingin mengeluarkan unek-unek perasaan dan “kegelisahan” melihat makin maraknya kasus korupsi di tanah air tercinta ini. Pelaku-pelaku koruptor sebagian kecilnya berhasil diciduk KPK dan polisi. Tapi yang bikin gemas, mereka yang sudah disidang di meja hijau malah sebagian besar bebas tanpa terjerat hukum. Hanya 5 persen saja yang bernasib sial dihukum lebih dari 5 tahun. Padahal mereka ini bandit-bandit berdasi yang sudah membobol uang rakyat miliaran rupiah, bahkan triliunan rupiah.

Saya bukanlah aktivisi antikorupsi atau ahli hukum yang fasih berdalil dengan pasal-pasal UU Antikorupsi atau KUHP. Banyak cara telah dilakukan oleh KPK, aparat penegak hukum lainnya serta aktivis antikorupsi, pemerintah sampai tokoh masyarakat lintas agama telah mengeluarkan pemikiran dan tindakan nyata membasmi korupsi. Tapi nyatanya, makin besar saja kebocoran uang negara oleh ulah koruptor.

Mungkin solusi yang layak dicoba adalah hukuman mati untuk koruptor. Tentu harus ada aturan tegas dan jelas mengenai kriteria tindakan korupsi yang mana yang bisa menggiring sang koruptor ke tiang eksekusi hukuman mati. Walau banyak yang menentangnya, tapi ada baiknya wacana ini kita diskusikan bersama.

Kita semua sepakat bahwa korupsi melanggar HAM dan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), merusak sendi perekonimian negara dan merupakan musuh bersama bangsa ini. Semua rakyat Indonesia benci dan geram terhadap koruptor (mengutip tulisan Bang Emerson Yuntho).

Logika sederhana saya mengapa perampok uang negara itu pantas dihukum mati adalah karena kejahatan yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak, terutama rakyat. Setiap tahun berapa banyak uang rakyat yang ditilap koruptor. Lihat saja angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut ribuan nyata, yang ada hubungan dengan buruknya infrastruktur jalan yang sebagian uang proyeknya masuk kantong pejabat. Begitu juga dengan penyediaan sarana kesehatan di daerah-daerah yang minim sehingga ribuan ibu hamil menghembuskan nafas karena terlambat mendapat penangan medis, lagi-lagi karena keterbatasan fasilitas kesahatan, dokter desa, minimnya infrastruktur jalan dan jembatan. Belum lagi jutaan anak didik usia sekolah yang putus pendidikan lagi-lagi karena mahalnya biaya yang harus ditanggung orangtuanya. Padahal pemerintah bisa memberikan pendidikan gratis, jika APBD yang rata 25% lebih dikorup. Masih banyak alasan lainnya yang bisa menjadi bukti nyata bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat hukuman paling berat, yakni hukuman mati.

Berikut rangking provinsi terkorup yang rilis FITRA dan diterima di Jakarta, Senin (10/9).

1). DKI Jakarta, Rp 721, 5 miliar, 715 kasus
2). Aceh Rp 669,8 miliar dan 620 kasus
3). Sumatera Utara, Rp 515,5 miliar, 334 kasus
4). Papua, Rp 476,9 miliar, 281 kasus
5). Kalimantan Barat, Rp 289,8 miliar, 334 kasus

6). Papua Barat, Rp 169 miliar, 514 kasus
7). Sulawesi Selatan, Rp 157,7 miliar, 589 kasus
8). Sulawesi Tenggara, Rp 139,9 miliar, 513 kasus
9). Riau, Rp 125,2 miliar, 348 kasus
10). Bengkulu, Rp 123,9 miliar, 257 kasus

11). Maluku Utara, Rp 114,2 miliar, 732 kasus
12). Kalimantan Timur, Rp 80,1 miliar, 244 kasus
13). Sumatera Selatan, Rp 56,4 miliar, 239 kasus
14). Nusa Tenggara Barat, Rp 52,8 miliar, 307 kasus
15). Sulawesi Tengah, Rp 52,8 miliar, 294 kasus

16). Sulawesi Barat, Rp 51,3 miliar, 335 kasus
17). Gorontalo, Rp 48,8 miliar, 203 kasus
18). Maluku, Rp 47,8 miliar, 326 kasus
19). Nusa Tenggara Timur, Rp 44,4 miliar, 219 kasus
20). Jawa Barat, Rp 32,4 miliar, 363 kasus

21). Lampung, Rp 28,4 miliar, 181 kasus
22). Sumatera Barat, Rp 27,4 miliar, 188 kasus
23). Kalimantan Selatan, Rp 22,8 miliar, 221 kasus
24). Kalimantan Tengah, Rp 21,4 miliar, 153 kasus

25). Banten, Rp 20,1 miliar, 207 kasus
26). Kepulauan Riau, Rp 16,1 miliar, 109 kasus
27). Sulawesi Utara, Rp 16 miliar, 227 kasus
28). Jambi, Rp 15,8 miliar, 172 kasus
29). Jawa Timur, Rp 11,424 miliar, 153 kasus
30). Jawa Tengah, Rp 10,4 miliar, 145 kasus

31). Bali, Rp 6,2 miliar, 81 kasus
32). DIY, Rp 4,7 miliar, 23 kasuss
33). Kepulauan Bangka Belitung, Rp 1, 9 miliar, 76 kasus
Foto: Mendukung Hukuman Mati Koruptor Korupsi adalah kejahatan yang menjadi musuh bersama (idealnya begitu). Tapi kenyataannya korupsi makin menjadi-jadi menggerogoti bangsa ini. Kalau bisa dikatakan, korupsi adalah “budaya gagal” bangsa ini, yang sangat nyata turut menyumbangkan kesengsaraan bagi rakyat dan memberikan aib di mata dunia. Betapa tidak, bangsa yang mengaku sebagai bangsa relegi dengan keyakinan keagamaan yang kuat tapi nyatanya kasus korupsi makin menggila. Indonesia pun selalu masuk TOP FIVE negara terkorup di Asia. Sangat ironis. Perdebatan tentang pro kontra mengenai hukuman mati para koruptor adalah sangat lumrah. Melalui tulisan ini, saya ingin mengeluarkan unek-unek perasaan dan “kegelisahan” melihat makin maraknya kasus korupsi di tanah air tercinta ini. Pelaku-pelaku koruptor sebagian kecilnya berhasil diciduk KPK dan polisi. Tapi yang bikin gemas, mereka yang sudah disidang di meja hijau malah sebagian besar bebas tanpa terjerat hukum. Hanya 5 persen saja yang bernasib sial dihukum lebih dari 5 tahun. Padahal mereka ini bandit-bandit berdasi yang sudah membobol uang rakyat miliaran rupiah, bahkan triliunan rupiah. Saya bukanlah aktivisi antikorupsi atau ahli hukum yang fasih berdalil dengan pasal-pasal UU Antikorupsi atau KUHP. Banyak cara telah dilakukan oleh KPK, aparat penegak hukum lainnya serta aktivis antikorupsi, pemerintah sampai tokoh masyarakat lintas agama telah mengeluarkan pemikiran dan tindakan nyata membasmi korupsi. Tapi nyatanya, makin besar saja kebocoran uang negara oleh ulah koruptor. Mungkin solusi yang layak dicoba adalah hukuman mati untuk koruptor. Tentu harus ada aturan tegas dan jelas mengenai kriteria tindakan korupsi yang mana yang bisa menggiring sang koruptor ke tiang eksekusi hukuman mati. Walau banyak yang menentangnya, tapi ada baiknya wacana ini kita diskusikan bersama. Kita semua sepakat bahwa korupsi melanggar HAM dan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), merusak sendi perekonimian negara dan merupakan musuh bersama bangsa ini. Semua rakyat Indonesia benci dan geram terhadap koruptor (mengutip tulisan Bang Emerson Yuntho). Logika sederhana saya mengapa perampok uang negara itu pantas dihukum mati adalah karena kejahatan yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak, terutama rakyat. Setiap tahun berapa banyak uang rakyat yang ditilap koruptor. Lihat saja angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut ribuan nyata, yang ada hubungan dengan buruknya infrastruktur jalan yang sebagian uang proyeknya masuk kantong pejabat. Begitu juga dengan penyediaan sarana kesehatan di daerah-daerah yang minim sehingga ribuan ibu hamil menghembuskan nafas karena terlambat mendapat penangan medis, lagi-lagi karena keterbatasan fasilitas kesahatan, dokter desa, minimnya infrastruktur jalan dan jembatan. Belum lagi jutaan anak didik usia sekolah yang putus pendidikan lagi-lagi karena mahalnya biaya yang harus ditanggung orangtuanya. Padahal pemerintah bisa memberikan pendidikan gratis, jika APBD yang rata 25% lebih dikorup. Masih banyak alasan lainnya yang bisa menjadi bukti nyata bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat hukuman paling berat, yakni hukuman mati. Berikut rangking provinsi terkorup yang rilis FITRA dan diterima di Jakarta, Senin (10/9). 1). DKI Jakarta, Rp 721, 5 miliar, 715 kasus 2). Aceh Rp 669,8 miliar dan 620 kasus 3). Sumatera Utara, Rp 515,5 miliar, 334 kasus 4). Papua, Rp 476,9 miliar, 281 kasus 5). Kalimantan Barat, Rp 289,8 miliar, 334 kasus 6). Papua Barat, Rp 169 miliar, 514 kasus 7). Sulawesi Selatan, Rp 157,7 miliar, 589 kasus 8). Sulawesi Tenggara, Rp 139,9 miliar, 513 kasus 9). Riau, Rp 125,2 miliar, 348 kasus 10). Bengkulu, Rp 123,9 miliar, 257 kasus 11). Maluku Utara, Rp 114,2 miliar, 732 kasus 12). Kalimantan Timur, Rp 80,1 miliar, 244 kasus 13). Sumatera Selatan, Rp 56,4 miliar, 239 kasus 14). Nusa Tenggara Barat, Rp 52,8 miliar, 307 kasus 15). Sulawesi Tengah, Rp 52,8 miliar, 294 kasus 16). Sulawesi Barat, Rp 51,3 miliar, 335 kasus 17). Gorontalo, Rp 48,8 miliar, 203 kasus 18). Maluku, Rp 47,8 miliar, 326 kasus 19). Nusa Tenggara Timur, Rp 44,4 miliar, 219 kasus 20). Jawa Barat, Rp 32,4 miliar, 363 kasus 21). Lampung, Rp 28,4 miliar, 181 kasus 22). Sumatera Barat, Rp 27,4 miliar, 188 kasus 23). Kalimantan Selatan, Rp 22,8 miliar, 221 kasus 24). Kalimantan Tengah, Rp 21,4 miliar, 153 kasus 25). Banten, Rp 20,1 miliar, 207 kasus 26). Kepulauan Riau, Rp 16,1 miliar, 109 kasus 27). Sulawesi Utara, Rp 16 miliar, 227 kasus 28). Jambi, Rp 15,8 miliar, 172 kasus 29). Jawa Timur, Rp 11,424 miliar, 153 kasus 30). Jawa Tengah, Rp 10,4 miliar, 145 kasus 31). Bali, Rp 6,2 miliar, 81 kasus 32). DIY, Rp 4,7 miliar, 23 kasuss 33). Kepulauan Bangka Belitung, Rp 1, 9 miliar, 76 kasus

Perdebatan tentang pro kontra mengenai hukuman mati para koruptor adalah sangat lumrah. Melalui tulisan ini, saya ingin mengeluarkan unek-unek perasaan dan “kegelisahan” melihat makin maraknya kasus korupsi di tanah air tercinta ini. Pelaku-pelaku koruptor sebagian kecilnya berhasil diciduk KPK dan polisi. Tapi yang bikin gemas, mereka yang sudah disidang di meja hijau malah sebagian besar bebas tanpa terjerat hukum. Hanya 5 persen saja yang bernasib sial dihukum lebih dari 5 tahun. Padahal mereka ini bandit-bandit berdasi yang sudah membobol uang rakyat miliaran rupiah, bahkan triliunan rupiah.

Saya bukanlah aktivisi antikorupsi atau ahli hukum yang fasih berdalil dengan pasal-pasal UU Antikorupsi atau KUHP. Banyak cara telah dilakukan oleh KPK, aparat penegak hukum lainnya serta aktivis antikorupsi, pemerintah sampai tokoh masyarakat lintas agama telah mengeluarkan pemikiran dan tindakan nyata membasmi korupsi. Tapi nyatanya, makin besar saja kebocoran uang negara oleh ulah koruptor.

Mungkin solusi yang layak dicoba adalah hukuman mati untuk koruptor. Tentu harus ada aturan tegas dan jelas mengenai kriteria tindakan korupsi yang mana yang bisa menggiring sang koruptor ke tiang eksekusi hukuman mati. Walau banyak yang menentangnya, tapi ada baiknya wacana ini kita diskusikan bersama.

Kita semua sepakat bahwa korupsi melanggar HAM dan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), merusak sendi perekonimian negara dan merupakan musuh bersama bangsa ini. Semua rakyat Indonesia benci dan geram terhadap koruptor (mengutip tulisan Bang Emerson Yuntho).

Logika sederhana saya mengapa perampok uang negara itu pantas dihukum mati adalah karena kejahatan yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak, terutama rakyat. Setiap tahun berapa banyak uang rakyat yang ditilap koruptor. Lihat saja angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut ribuan nyata, yang ada hubungan dengan buruknya infrastruktur jalan yang sebagian uang proyeknya masuk kantong pejabat. Begitu juga dengan penyediaan sarana kesehatan di daerah-daerah yang minim sehingga ribuan ibu hamil menghembuskan nafas karena terlambat mendapat penangan medis, lagi-lagi karena keterbatasan fasilitas kesahatan, dokter desa, minimnya infrastruktur jalan dan jembatan. Belum lagi jutaan anak didik usia sekolah yang putus pendidikan lagi-lagi karena mahalnya biaya yang harus ditanggung orangtuanya. Padahal pemerintah bisa memberikan pendidikan gratis, jika APBD yang rata 25% lebih dikorup. Masih banyak alasan lainnya yang bisa menjadi bukti nyata bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat hukuman paling berat, yakni hukuman mati.

Berikut rangking provinsi terkorup yang rilis FITRA dan diterima di Jakarta, Senin (10/9).

1). DKI Jakarta, Rp 721, 5 miliar, 715 kasus
2). Aceh Rp 669,8 miliar dan 620 kasus
3). Sumatera Utara, Rp 515,5 miliar, 334 kasus
4). Papua, Rp 476,9 miliar, 281 kasus
5). Kalimantan Barat, Rp 289,8 miliar, 334 kasus

6). Papua Barat, Rp 169 miliar, 514 kasus
7). Sulawesi Selatan, Rp 157,7 miliar, 589 kasus
8). Sulawesi Tenggara, Rp 139,9 miliar, 513 kasus
9). Riau, Rp 125,2 miliar, 348 kasus
10). Bengkulu, Rp 123,9 miliar, 257 kasus

11). Maluku Utara, Rp 114,2 miliar, 732 kasus
12). Kalimantan Timur, Rp 80,1 miliar, 244 kasus
13). Sumatera Selatan, Rp 56,4 miliar, 239 kasus
14). Nusa Tenggara Barat, Rp 52,8 miliar, 307 kasus
15). Sulawesi Tengah, Rp 52,8 miliar, 294 kasus

16). Sulawesi Barat, Rp 51,3 miliar, 335 kasus
17). Gorontalo, Rp 48,8 miliar, 203 kasus
18). Maluku, Rp 47,8 miliar, 326 kasus
19). Nusa Tenggara Timur, Rp 44,4 miliar, 219 kasus
20). Jawa Barat, Rp 32,4 miliar, 363 kasus

21). Lampung, Rp 28,4 miliar, 181 kasus
22). Sumatera Barat, Rp 27,4 miliar, 188 kasus
23). Kalimantan Selatan, Rp 22,8 miliar, 221 kasus
24). Kalimantan Tengah, Rp 21,4 miliar, 153 kasus

25). Banten, Rp 20,1 miliar, 207 kasus
26). Kepulauan Riau, Rp 16,1 miliar, 109 kasus
27). Sulawesi Utara, Rp 16 miliar, 227 kasus
28). Jambi, Rp 15,8 miliar, 172 kasus
29). Jawa Timur, Rp 11,424 miliar, 153 kasus
30). Jawa Tengah, Rp 10,4 miliar, 145 kasus

31). Bali, Rp 6,2 miliar, 81 kasus
32). DIY, Rp 4,7 miliar, 23 kasuss
33). Kepulauan Bangka Belitung, Rp 1, 9 miliar, 76 kasus
Foto: Mendukung Hukuman Mati Koruptor Korupsi adalah kejahatan yang menjadi musuh bersama (idealnya begitu). Tapi kenyataannya korupsi makin menjadi-jadi menggerogoti bangsa ini. Kalau bisa dikatakan, korupsi adalah “budaya gagal” bangsa ini, yang sangat nyata turut menyumbangkan kesengsaraan bagi rakyat dan memberikan aib di mata dunia. Betapa tidak, bangsa yang mengaku sebagai bangsa relegi dengan keyakinan keagamaan yang kuat tapi nyatanya kasus korupsi makin menggila. Indonesia pun selalu masuk TOP FIVE negara terkorup di Asia. Sangat ironis. Perdebatan tentang pro kontra mengenai hukuman mati para koruptor adalah sangat lumrah. Melalui tulisan ini, saya ingin mengeluarkan unek-unek perasaan dan “kegelisahan” melihat makin maraknya kasus korupsi di tanah air tercinta ini. Pelaku-pelaku koruptor sebagian kecilnya berhasil diciduk KPK dan polisi. Tapi yang bikin gemas, mereka yang sudah disidang di meja hijau malah sebagian besar bebas tanpa terjerat hukum. Hanya 5 persen saja yang bernasib sial dihukum lebih dari 5 tahun. Padahal mereka ini bandit-bandit berdasi yang sudah membobol uang rakyat miliaran rupiah, bahkan triliunan rupiah. Saya bukanlah aktivisi antikorupsi atau ahli hukum yang fasih berdalil dengan pasal-pasal UU Antikorupsi atau KUHP. Banyak cara telah dilakukan oleh KPK, aparat penegak hukum lainnya serta aktivis antikorupsi, pemerintah sampai tokoh masyarakat lintas agama telah mengeluarkan pemikiran dan tindakan nyata membasmi korupsi. Tapi nyatanya, makin besar saja kebocoran uang negara oleh ulah koruptor. Mungkin solusi yang layak dicoba adalah hukuman mati untuk koruptor. Tentu harus ada aturan tegas dan jelas mengenai kriteria tindakan korupsi yang mana yang bisa menggiring sang koruptor ke tiang eksekusi hukuman mati. Walau banyak yang menentangnya, tapi ada baiknya wacana ini kita diskusikan bersama. Kita semua sepakat bahwa korupsi melanggar HAM dan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), merusak sendi perekonimian negara dan merupakan musuh bersama bangsa ini. Semua rakyat Indonesia benci dan geram terhadap koruptor (mengutip tulisan Bang Emerson Yuntho). Logika sederhana saya mengapa perampok uang negara itu pantas dihukum mati adalah karena kejahatan yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak, terutama rakyat. Setiap tahun berapa banyak uang rakyat yang ditilap koruptor. Lihat saja angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut ribuan nyata, yang ada hubungan dengan buruknya infrastruktur jalan yang sebagian uang proyeknya masuk kantong pejabat. Begitu juga dengan penyediaan sarana kesehatan di daerah-daerah yang minim sehingga ribuan ibu hamil menghembuskan nafas karena terlambat mendapat penangan medis, lagi-lagi karena keterbatasan fasilitas kesahatan, dokter desa, minimnya infrastruktur jalan dan jembatan. Belum lagi jutaan anak didik usia sekolah yang putus pendidikan lagi-lagi karena mahalnya biaya yang harus ditanggung orangtuanya. Padahal pemerintah bisa memberikan pendidikan gratis, jika APBD yang rata 25% lebih dikorup. Masih banyak alasan lainnya yang bisa menjadi bukti nyata bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat hukuman paling berat, yakni hukuman mati. Berikut rangking provinsi terkorup yang rilis FITRA dan diterima di Jakarta, Senin (10/9). 1). DKI Jakarta, Rp 721, 5 miliar, 715 kasus 2). Aceh Rp 669,8 miliar dan 620 kasus 3). Sumatera Utara, Rp 515,5 miliar, 334 kasus 4). Papua, Rp 476,9 miliar, 281 kasus 5). Kalimantan Barat, Rp 289,8 miliar, 334 kasus 6). Papua Barat, Rp 169 miliar, 514 kasus 7). Sulawesi Selatan, Rp 157,7 miliar, 589 kasus 8). Sulawesi Tenggara, Rp 139,9 miliar, 513 kasus 9). Riau, Rp 125,2 
miliar, 348 kasus 10). Bengkulu, Rp 123,9 miliar, 257 kasus 11). Maluku Utara, Rp 114,2 miliar, 732 kasus 12). Kalimantan Timur, Rp 80,1 miliar, 244 kasus 13). Sumatera Selatan, Rp 56,4 miliar, 239 kasus 14). Nusa Tenggara Barat, Rp 52,8 miliar, 307 kasus 15). Sulawesi Tengah, Rp 52,8 miliar, 294 kasus 16). Sulawesi Barat, Rp 51,3 miliar, 335 kasus 17). Gorontalo, Rp 48,8 miliar, 203 kasus 18). Maluku, Rp 47,8 miliar, 326 kasus 19). Nusa Tenggara Timur, Rp 44,4 miliar, 219 kasus 20). Jawa Barat, Rp 32,4 miliar, 363 kasus 21). Lampung, Rp 28,4 miliar, 181 kasus 22). Sumatera Barat, Rp 27,4 miliar, 188 kasus 23). Kalimantan Selatan, Rp 22,8 miliar, 221 kasus 24). Kalimantan Tengah, Rp 21,4 miliar, 153 kasus 25). Banten, Rp 20,1 miliar, 207 kasus 26). Kepulauan Riau, Rp 16,1 miliar, 109 kasus 27). Sulawesi Utara, Rp 16 miliar, 227 kasus 28). Jambi, Rp 15,8 miliar, 172 kasus 29). Jawa Timur, Rp 11,424 miliar, 153 kasus 30). Jawa Tengah, Rp 10,4 miliar, 145 kasus 31). Bali, Rp 6,2 miliar, 81 kasus 32). DIY, Rp 4,7 miliar, 23 kasuss 33). Kepulauan Bangka Belitung, Rp 1, 9 miliar, 76 kasus
( Sumber CoPas FanPage Fb : info Pengetahuan Dunia & Teknologi )

Salam Sukses
Semoga Bermanfaat

Ulletea
Baca Selengkapnya → Mendukung Hukuman Mati Koruptor

HEBOH ! BAYI LAHIR DARI DALAM TANAH

Posted by Unknown

Bayi muncul dari dalam tanah, ini benar-benar cerita nyata dan bukan cerita isapan jempol untuk menarik pembaca. Mungkin anda menyimpulkan bahwa bayi tersebut adalah bayi jadi-jadian, bayi ajaib atau b
ayi yang di buang oleh orang tuanya karena berasal dari hubungan gelap mereka.
Ketika di temukanpun bayi ini memunculkan banyak pertanyaan, bagaimana mungkin seorang bayi muncul dari dalam tanah? Mungkinkah bumi melahirkan seorang anak manusia secara nyata? Berikut ini ceritanya. Seperti yang dilansir .

Foto: HEBOH ! BAYI LAHIR DARI DALAM TANAH 


Bayi muncul dari dalam tanah, ini benar-benar cerita nyata dan bukan cerita isapan jempol untuk menarik pembaca. Mungkin anda menyimpulkan bahwa bayi tersebut adalah bayi jadi-jadian, bayi ajaib atau bayi yang di buang oleh orang tuanya karena berasal dari hubungan gelap mereka.

Ketika di temukanpun bayi ini memunculkan banyak pertanyaan, bagaimana mungkin seorang bayi muncul dari dalam tanah? Mungkinkah bumi melahirkan seorang anak manusia secara nyata? Berikut ini ceritanya. Seperti yang dilansir .


Kisah ini terjadi di Bangladesh.Suatu sore seorang lelaki melintas pada sebuah jalan yang rusak dan telah porak poranda di gerus ganasnya banjir di kota Bangladesh. Secara tidak sadar telinganya menangkap suara tangisan bayi, menurut lelaki ini suara bayi tersebut adalah sebuah keanehan karena disekitar tempat tersebut sudah tidak lagi di temukan rumah, karena bangunan-bangunan di daerah tersebut sudah rata dengan tanah. Yang membuat pria ini semakin penuh tanda tanya adalah suara tersebut seolah-olah berasal dari dalam tanah.


Tidak menunggu lama pria tersebut langsung mencari sumber suara bayi yang sepertinya berasal dari dalam tanah. Sahabat anehdidunia.com alangkah terkejutnya pria ini ketika melihat pemandangan ganjil di depan matanya, seorang bayi mungil masih merah ada di antara belahan lumpur bekas banjir dan seperti muncul dari dalam tanah.

http://forum.viva.co.id

#AJ


Kisah ini terjadi di Bangladesh.Suatu sore seorang lelaki melintas pada sebuah jalan yang rusak dan telah porak poranda di gerus ganasnya banjir di kota Bangladesh. Secara tidak sadar telinganya menangkap suara tangisan bayi, menurut lelaki ini suara bayi tersebut adalah sebuah keanehan karena disekitar tempat tersebut sudah tidak lagi di temukan rumah, karena bangunan-bangunan di daerah tersebut sudah rata dengan tanah. Yang membuat pria ini semakin penuh tanda tanya adalah suara tersebut seolah-olah berasal dari dalam tanah.


Tidak menunggu lama pria tersebut langsung mencari sumber suara bayi yang sepertinya berasal dari dalam tanah. Sahabat anehdidunia.com alangkah terkejutnya pria ini ketika melihat pemandangan ganjil di depan matanya, seorang bayi mungil masih merah ada di antara belahan lumpur bekas banjir dan seperti muncul dari dalam tanah.

http://forum.viva.co.id/

#AJ
( Sumber CoPas FanPage Fb :info Pengetahuan Dunia & Teknologi )


Salam Sukses
Semoga Bermanfaat

Ulletea
Baca Selengkapnya → HEBOH ! BAYI LAHIR DARI DALAM TANAH

Bagaimana Mengatasi "Internet Lambat" di Indonesia?

Posted by Unknown


KOMPAS.com — Laporan Akamai mengenai kondisi internet dunia
(berdasarkan versi mereka) menempatkan Indonesia sebagai
salah satu negara dengan koneksi paling pelan di Asia.
Dalam sebuah diskusi online, Senin (29/10/2012), Executive Director
Indonesian ICT Partnership Association (ICT Watch), Donny BU,
mengatakan, gejala penurunan itu bisa diamati
 sejak kuartal ketiga
2009.
Donny mengaku hal ini cukup meresahkan. Apalagi, sejak nyungsep
pada 2009, rata-rata koneksi internet Indonesia belum juga
menunjukkan perbaikan.
Praktisi teknologi informasi dan Chairman Board of Advisory ICT
Watch, Onno W Purbo, menyebutkan, data dari Akamai itu bisa
dilihat dari dua hal.
"Kalau lihat di peak speed kelihatan sekali naik. Sekarang peak
speed di atas 7,5 Mbps. Memang speed rata-rata turun banget,"
ujarnya.
Seperti dikatakan Onno, data Akamai menyebutkan bahwa
kecepatan puncak (tertinggi yang pernah dicapai) di Indonesia
terus menunjukkan peningkatan. Sedangkan kecepatan rata-rata
justru menunjukkan tren menurun.
Menurut Onno, hal ini bisa dilihat secara positif bahwa sebenarnya
pengguna internet di Indonesia bertambah banyak. Namun, di sisi
lain, perkembangan infrastruktur terlalu lambat dan seakan
hanya mengandalkan seluler.
"Akibatnya walaupun di iklan 7,5 Mbps, user efektif cuma dapet
750 Kbps," kata Onno.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Memang tidak sederhana,
tetapi menurut Onno hal itu bisa dimulai dari regulator.
Ia berpendapat, perlu dikeluarkan izin untuk memberikan akses
broadband alternatif yang berharga murah. Misalnya, ia
mencontohkan, dengan teknologi wi-fi, Mesh, dan lainnya.

( Sumber CoPas FanPage FB :info Pengetahuan Dunia & Teknologi )


Salam Sukses
 Semoga Bermanfaat



Ulletea
Baca Selengkapnya → Bagaimana Mengatasi "Internet Lambat" di Indonesia?

ALASAN HITLER MEMBUNUH ORANG YAHUDI

Posted by Unknown



Bisa saja saya memusnahkan semua Yahudi di DUNIA, tapi saya sisahkan sedikit saja yang hidup, agar kamu tahu mengapa alas an saya membunuh mereka” Ucapan Hitler.


Seringkali, tabiat, perilaku dan pendir
ian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan menganggap perilakunya yang “antisosial” itu adalah sebuah kutukan kerena Alois Hitler (Ayah Hitler) mengawini keponakannya sendiri. Adi (nama kecil Adolf Hitler) dilahirkan pada tanggal 20 April 1889 di sebuah kota kecil di Austria dekat perbatasan Jerman. Ayahnya adalah seorang yang keras dalam mendidik anak sedang ibunya baik kepadanya.



Ibunya adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar disayangi oleh Adolf. Ibunya sangat percaya bahwa anaknya adalah seorang jenius, dan selalu menganggap anaknya normal, walaupun sejak kecil sudah menunjukkan gejala destruktif dan antisosial. Umur 18 tahun, Adolf sudah menjadi seorang yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia sedangkan ayahnya sudah meninggal terlebih dulu sebelumnya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dan abusement dari ayahnya ini memberikan andil besar dalam mental dan kejiwaan Hitler dewasa.
Ada hal yang harus kita pahami bahwa, jangan pernah meremehkan “dendam masa kecil”. Contoh lain juga bisa kita dapati dari kisah Mao Tse Tung. Mao kecil pernah bersekolah di sekolah yang didirikan oleh para missionaris dari Eropa, oleh sebab suatu hal Mao dimaki oleh salah satu Pastor dengan makian yang bersifat rasialis “anjing kuning!” dan mulai saat itu Mao tidak pernah kembali ke sekolah itu.

Membenci kaum agamawan. Kemudian menjadi pemimpim komunis terbesar di China, juga menjadi pembunuh massal, jutaan kaum terpelajar dan seniman tewas dibunuh dan dihukum kerja paksa dalam Revolusi Kebudayaan 1965. Nggak kalah sadis dengan Hitler Sebuah dendam masa kecil; inilah bahayanya jika itu dialami oleh seorang pemimpin!
Hitler awalnya bercita-cita menjadi seorang seniman (bukan menjadi tentara/politikus). Sebagai pecinta seni, maka dia mencoba mendaftar ke sebuah fakultas seni di Wina, Austria, tetapi ditolak. Penolakan ini memiliki dampak besar bagi dirinya.

Frustasi, yatim-piatu, tidak ada uang, sehingga dia selama kira-kira setahun menjadi gelandangan, hidup dari belas kasihan orang lain di jalanan. Selama itu, dia juga mulai benci terhadap orang Yahudi, kaum imigran yang hidup lebih mewah, dan ini dikuatkan dengan pendengaran dari ceramah yang sifatnya “Antisemit” oleh Walikota Vienna Karl Lueger.

Teori Lueger yang menyalahkan kekacauan ekonomi dan politik kepada kaum Yahudi, mengispirasinya menjadi pembenci kaum Yahudi sepanjang hidupnya. Ini pula yang membangun ideologinya dan menganggap bangsa Arya adalah ras tertinggi. Banyak orang berkata, seandainya saja dia diterima di sekolah seni tersebut, mungkin Hitler hanya akan menjadi seniman seperti Picasso misalnya, mungkin sejarah juga akan lain ceritanya. Disinilah salah satu letak pentingnya Hitler, dia mengubah sejarah (meskipun ke jalan yang dianggap salah). Garis hidupnya bagaikan takdir yang tidak bisa diubah.
Di tahun 1914, Jerman ikut serta dalam Perang Dunia 1 dan Hitler masuk militer. Sewaktu perang di garis depan, dia terluka, dipulangkan dan mendapatkan medali untuk keberaniannya. Selama perang, Hitler berangsur-angsur menjadi seorang patriot untuk Jerman meskipun dia sendiri bukan warga negara Jerman (dia lahir di Austria). Maka dari itu, sewaktu Jerman kalah perang, dia tidak bisa menerima kenyataan, karena bagi Hitler, Jerman adalah yang terkuat. Dia lalu menyalahkan para “pengkhianat” sipil, terutama orang Yahudi sebagai penyebab Jerman kalah perang.

Jerman setelah kalah perang porak poranda. Keadaannya sangat mengenaskan dengan kota-kota yang hancur, harga barang tinggi ditambah lagi dengan datangnya gerakan-gerakan revolusi komunis. Hitler sendiri tetap berdiam di militer. Hitler membenci orang-orang dari berbagai ideologi, termasuk komunis (Karl Marx adalah seorang Yahudi), sosialis kapitalis dan liberal. Sebenarnya karir militer Hitler hanya sampai Kopral, bisa dibayangkan betapa hebatnya orang ini, dia menjadi Army Commander yang ditakuti seluruh dunia pada Perang Dunia 2.

Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partai kecil bernama Partai Pekerja Jerman dan meninggalkan karir militernya. Saat berhasil menjadi pemimpinnya dan akhirnya mengubah namanya menjadi partai NAZI. Tahun 1920, Hitler menterbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Partai ini semakin solid dengan didukung oleh kelompok milisia SA.

Disinilah kita bisa melihat salah satu kejeniusan Hitler, berorganisasi dan berpidato. Apapun yang Hitler katakan adalah seperti sebuah “Religion’s order” yang membuat pengikutnya menjadi super fanatik.

http://foto-menarik.blogspot.com/2012/01/ini-dia-alasan-hitler-membantai-yahudi.html

( Sumber CoPas FanPage Fb :info Pengetahuan Dunia & Teknologi )

Salam Sukses
Semoga Bermanfaat

Ulletea
Baca Selengkapnya → ALASAN HITLER MEMBUNUH ORANG YAHUDI

Palestina vs Israel, Masuki Perang Era Digital

Posted by Unknown



Hal ini terjadi di wilayah Timur Tengah. Israel kini tengah menggempur wilayah Gaza di Palestina.

Masing-masing pihak memiliki akun Twitter resmi. Israel diwakili Israel Defence Forces (IDF) dengan akun Twitter @IDFSpokeperson, sedangkan pihak Palesina diwakili oleh brigade sayap militer Hamas, Alqassam Brigades juga punya akun Twitter resmi @Alqass
amBrigade.

Kedua akun Twitter ini saling serang dengan kerap menyebutkan (mention) pihak musuh. IDF juga mengunggah sejumlah video serangan pesawat tempurnya ke Jalur Gaza, termasuk serangan yang menewaskan komandan senior Hamas Ahmad Jaabari, beberapa waktu lalu.

Akun milik Brigade Alqassam juga tak mau kalah dengan membalas dan menyebut akun IDF dalam setiap tweetyang tentu berisi nada ancaman juga.

Di akun Twitter masing-masing, mereka juga menyertakan link video YouTube yang menampilkan rangkaian serangan yang telah mereka lakukan.

Alqassam misalnya, mereka mengunggah video serangan rudal Fajr 5 milik mereka ke Tel Aviv, Israel di YouTube. Alqassam juga menampilkan video pesawat tanpa awak Israel yang telah ditembak jatuh oleh Hamas.

Penggunaan media sosial seperti Twitter sebagai alat propaganda sebenarnya sudah melanggar aturan yang melarang kekerasan dan ancaman diunggah ke situs media sosial tersebut.

Namun, menurut Benedict Evans, seorang pengamat dari firma Enders Analysis, hal tersebut membuat Twitter berada dalam situasi yang sulit.

"Mereka ingin tetap menjaga posisinya sebagai penyedia layanan yang tidak mengedit konten, tetapi di sisi lain mereka punya aturan dan persyaratan yang harus ditaati," ujar Evans saat diwawancarai oleh BBC.

Perluasan konflik ke media sosial merupakan langkah yang masuk akal. Ini memungkinkan kedua pihak yang bertikai menjangkau lebih banyak orang dengan cepat, bahkan lebih cepat dari berita yang dimuat oleh media massa.

Dengan kata lain, media sosial memang telah mengubah cara orang berkomunikasi di seluruh dunia.

( Sumber CoPas FanPage FB :info Pengetahuan Dunia & Teknologi  )

Salam Sukses
Semoga Bermanfaat

 Ulletea
Baca Selengkapnya → Palestina vs Israel, Masuki Perang Era Digital